Malam Nisfu Sya'ban adalah malam yang dianggap istimewa dalam ajaran Islam. Pada malam ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istighfar, karena salah satu keutamaan malam Nisfu Sya'ban adalah suatu malam di mana doa-doa akan dikabulkan. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW, dimana beliau bersabda:

"Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya'ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan Malam Idul Adha".

2. Peralihan Kiblat

Peralihan kiblat dari Masjidil Aqsha ke Masjidil Haram oleh Nabi Muhammad SAW memiliki konteks sejarah yang penting dalam ajaran Islam. Menurut Al-Qurthubi dalam penafsiran Surat Al-Baqarah ayat 144 di kitab Al-Jami' li Ahkamil Qur'an, dengan merujuk pada pandangan Abu Hatim Al-Basti, disebutkan bahwa Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk mengubah arah kiblat pada malam Selasa bulan Sya'ban, yang bertepatan dengan malam Nisfu Sya'ban.

Abu Hatim Al-Basti dan Al-Qurthubi memberikan pandangan yang sama bahwa peralihan kiblat ini merupakan bagian dari rencana Allah SWT yang memiliki hikmah. Dalam penafsiran Surat Al-Baqarah ayat 144, keduanya menjelaskan bahwa perintah peralihan kiblat adalah bagian dari ujian dan kepatuhan kepada Allah SWT.