Ibnu Uyainah mencoba menerapkan kandungan hadis tersebut, dimana ia berkata, ”Kami telah mencobanya sejak lima puluh atau enam puluh tahun, tidak ada yang kami kami lihat kecuali kebaikan.” (Lathai’if Al Ma’arif, 113).
Baca Juga: Peringatan 1 Muharram 1445 H di Kota Kendari Dianggap Sepi
Amalan di Bulan Muharram sebagai Sarana Bertaubat
Dari Ali Radhiyallahu’anhu bahwasannya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berkata kepada seorang laki-laki, ”Jika engkau berpuasa sebulan setelah Ramadan, maka berpuasalah di bulan Muharram. Sesungguhnya di dalamnya ada hari dimana Allah memberikan ampunan atas suatu kaum, dan memberikan ampunan di dalamnya untuk lainnya.” (Riwayat At Tirmidzi, dan ia berkata,”Hadis hasan gharib).
Yang dimaksud hari dimana Allah memberikan ampunan adalah hari Asyura, karena di dalamnya Allah mengampuni Adam Alaihissalam, juga mengampuni kaum Yunus Alaihissalam, serta mengampuni kaum selain mereka. (At Taysir bi Syarh Al Jami’ Ash Shaghir, 1/758).
