Baca Juga: Amerika Ngotot Ingin Kuasai Mineral Langka Ukraina, Ancam Tutup Akses Starlink

"Tujuan serangan ini untuk melemahkan sumber kekuatan ekonomi Houthi, yang terus mengeksploitasi dan mendatangkan penderitaan besar bagi rekan senegaranya," kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di platform X.

Pelabuhan Ras Isa sendiri memiliki kapasitas penyimpanan hingga tiga juta barel minyak dan telah beroperasi selama hampir empat dekade sebagai pelabuhan utama ekspor minyak Yaman. Serangan terhadap fasilitas ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menghambat logistik Houthi.

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat tidak memberikan komentar resmi terkait jumlah korban jiwa dalam serangan ini. Namun mereka memastikan bahwa operasi militer akan terus dilakukan selama kelompok Houthi masih melakukan serangan terhadap jalur pelayaran di Laut Merah.

Sejak November 2023, kelompok Houthi telah meluncurkan berbagai serangan pesawat tanpa awak dan rudal terhadap kapal-kapal di kawasan Laut Merah. Aksi ini diklaim sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina menyusul konflik berkepanjangan yang terjadi di Gaza.