Zelensky sendiri mengakui bahwa sebagian besar cadangan mineral langka Ukraina saat ini berada di bawah kendali Rusia. Ini semakin memperumit negosiasi dengan AS, karena sumber daya yang tersisa menjadi semakin berharga.

Pakar komoditas Javier Blas menilai ekspektasi AS terhadap Ukraina terlalu berlebihan. Menurutnya, meskipun negara itu memiliki cadangan mineral langka, jumlahnya tidak sebesar yang dibayangkan.

"Ukraina tidak memiliki cadangan tanah langka yang signifikan selain tambang skandium kecil," tulis Blas. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Fitrah Nugraha