TEHERAN, TELISIK.ID - Langkah militer Amerika Serikat memasuki arena konflik Timur Tengah semakin nyata setelah Presiden Donald Trump secara terbuka memerintahkan serangan rudal ke fasilitas nuklir Iran.

Aksi ini sekaligus menjadi pernyataan resmi bahwa Amerika mengambil bagian langsung dalam eskalasi konflik yang semakin meruncing antara Iran dan Israel.

Negosiasi panjang antara Iran dan negara-negara Eropa mengenai program nuklir Teheran kembali menemui jalan buntu. Sementara itu, Iran secara tegas menolak untuk kembali duduk bersama Amerika Serikat dalam meja perundingan.

Ketegangan yang terus meningkat ini kemudian dibalas dengan aksi militer terbuka dari Amerika Serikat di bawah perintah Presiden Donald Trump.

Trump mengumumkan langsung lewat media sosial bahwa pihaknya telah melancarkan serangan rudal ke tiga fasilitas nuklir Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Esfahan. Dari ketiga target tersebut, fasilitas di Fordow disebut mengalami kerusakan paling signifikan.