Disebabkan karena perhatian besar dalam isu kampanye kurang, pada akhirnya menyebabkan tingkat partisipasi politik dalam berbicara masalah politik oleh pemilih pemula kurang.
Untuk itu partisipasi politik bagi pemilih pemula perlu di dorong dan diberikan ruang agar tiga unsur dalam partisipasi politik dapat terwujud, yaitu: Pertama, adanya penyertaan pikiran dan perasaan; Kedua, adanya motivasi untuk berkontribusi; serta Ketiga, adanya tanggung jawab bersama. Esensinya partisipasi berasal dari dalam atau dari diri sendiri masyarakat tersebut.
Jika sudah tumbuh dan keinginan untuk berpartisipasi pada kaum pemilih pemula, maka sudah pasti mereka dapat diharapkan dapat membantu dan meringan kerja penyelenggara Pemilu untuk mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang bersih dan beradab.
Dengan jalan mambantu dalam mengurangi atau dapat menghilangkan politik uang dalam Pilkada, stop black campaign di media sosial, dan membuat meme, tagline, atau konten kampanya kreatif agar kaum muda bisa tersadarkan untuk menggunakan hak pilihnya, sekalian mengurangi tensi politik yang kadang sangat panas.
Dalam babakan diskusi, seorang peserta bertanya kepada saya, kenapa pemilih pemula harus mengenal dan mempelajari visi, misi dan program peserta Pemilu, dan mengapa harus mengetahui riwayat hidup calon dan partai politiknya.
