Baca Juga: Pagi Ini Kendari Diguncang Gempa Bumi
Ia juga menambahkan, agar pemuda saling menghargai dan menghormati sesama, meskipun berbeda suku, budaya dan lainnya.
"Kita ini sudah satu darah mulai dari zaman kerajaan yang prosesnya itu dari kawin mawin makanya hubungan kekerabatan itu sangat erat. Kita harus saling memaafkan sesama anak Sultra bahwa tantangan ke depan adalah invasi investasi dari luar, makanya kita sesama anak Sultra harus bersatu," tambahnya.
Sementara itu, Pembina Anadalo Kendari, Prima Setya mengatakan, Anadalo Kendari sangat mengedepankan solidaritas untuk tujuan kesatuan berbangsa dan bernegara.
"Karena Anadalo Kendari memiliki struktur keanggotaan dari berbagai suku. Pendiri dan pembina suku Tolaki, untuk Ketua Anadalo suku Muna dan wakil ketua serta bendahara Bugis dan Jawa. Persatuan dan kesatuanlah yang membuat daerah maupun bangsa kita akan semakin jaya. Damai Sultraku, damai Kendariku," tuturnya. (B-Adv)
