Ia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi memang menjadi penyebab utama, yaitu bentuk dari digitalisasi, sehingga banyak anak-anak yang sudah meninggalkan permainan tradisional dan beralih pada game-game online.
Menurutnya, saat ini penting untuk menumbuhkan kembali kesadaran, khususnya pada anak-anak, bahwa budaya lokal penting untuk dipertahankan karena permainan tradisional adalah warisan dari leluhur.
Budaya diproduksi oleh leluhur dengan pemikiran yang bukan hanya sekedar permainan saja, tapi ada makna-makna filosofis yang mendalam. Dan inilah, menurutnya, nilai-nilai filosofis yang sudah tidak dipahami lagi, yang kemudian akan menyebabkan kepunahan.
Baca Juga: PT Antam Konawe Utara Bantu Korban Bencana Kemanusiaan di Palestina
Menurutnya, masyarakat kurang peka terhadap budaya lokalnya yang sudah diproduksi oleh leluhur sebagai warisan budaya.
