Sehingga rasa keengganan anak-anak untuk berangkat ke sekolah semakin menjadi-jadi, yang mana berujung pada putus sekolah. Anak-anak yang mengalami putus sekolah rata-rata berasal dari tingkat Sekolah Dasar (SD).

Dengan usia rata-rata mulai dari enam tahun sampai dengan sembilan tahun. Kemudian acapkali para orangtua sering mengikutsertakan anak dalam aktivitas sehari-hari di kebun.

Anak-anak di Lingkungan Makolona, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan yang mengalami putus sekolah banyak berasal dari Sekolah Dasar Negeri 1 dan Sekolah Dasar Negeri 2 Jaya Bakti. Berjarak sekitar satu kilometer dari lingkungan Makolona.

Dimana semakin menambah jarak rasa semangat anak ingin berangkat sekolah menjadi malas ke sekolah. Jarak antara permukiman warga dengan kebun milik warga memakan waktu tempuh sekitar satu jam untuk sampai ke kebun.

Zuliati kembali menegaskan bahwa fenomena tersebut sudah ada sejak dirinya juga masih duduk di bangku sekolah. Menurutnya, pada zamannya ketika masih menjadi seorang siswa Sekolah Dasar (SD) banyak teman-teman seusianya yang mengalami putus sekolah dengan penyebab yang sama.