"Pagi-pagi para ibu tidak lagi mengurus anaknya, sudah pergi ke kebun akhirnya anak-anak terlantar sudah tidak sekolah," katanya kepada Telisik.id.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Buton Selatan, La Hardin langsung memanggil pihak Kepala Sekolah yang bersangkutan untuk melakukan dialog lebih lanjut terkait upaya menghapus fenomena tersebut, khususnya di Lingkungan Makolona.

Dari hasil dialog serta diskusi tersebut pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan akan segera menambah satu unit gedung tingkat Sekolah Dasar untuk ditempati oleh para anak-anak dari lingkungan Makolona yang mengalami putus sekolah.

Satu unit gedung sekolah yang dimaksud ialah SD Negeri 3 Jaya Bakti yang rencana akan ditempatkan tidak jauh dengan permukiman warga Makolona sekitar satu kilometer dan dibangun di lintasan jalur menuju kebun warga Makolona.

Sehingga dengan demikian diharapkan dapat menekan dan menghapus angka anak putus sekolah diusia dini. Hardin berharap dengan bertambahnya satu unit sekolah di Kelurahan Jaya Bakti, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan dapat menyelamatkan anak-anak yang putus sekolah.