Hablum minallah, istilah ini merujuk pada tata cara hubungan vertikal yang mengatur ketaatan, ibadah, dan takwa manusia kepada Penciptanya. Sementara itu, hablum minannas, yaitu hubungan baik antar sesama manusia. Selain itu terdapat juga istilah habluminafsih.

Habluminafsih adalah konsep hubungan baik antara manusia dengan dirinya sendiri, mencakup aspek kesehatan mental, spiritual, dan fisik. Ini melibatkan introspeksi diri (muhasabah), menata hati, dan mengendalikan nafsu agar selaras dengan ketakwaan, yang menjadi landasan bagi perbaikan diri.  

Pengendalian nafsu di tengah zaman yang bebas yang bisa melihat kemaksiatan secara terang benderang ini memang susah. Untuk itu dianjurkan untuk memperkuat pondasi syariat agama serta bonding dari dalam keluarga. Lalu memilihkan lingkungan yang baik untuk perkembangan anak-anak, serta membatasi pergaulan anak hingga remajanya untuk tidak mengkonsumsi konten-konten yang tidak sesuai syariat.  

Dalam sistem islam semua turut andil dalam menjaga lingkungan sehingga tidak terjadi kemaksiatan yang merajalela. Pembatasan serta kontrol seseorang mulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, bahkan negara akan saling memperkuat terciptanya kehidupan yang lebih baik.  

Hal ini harus selaras dengan keterlibatan banyak pihak. Kasus bunuh diri pada anak tidak boleh dinormalisasi dan dikonsumsi publik secara mentah. Dari segi manapun anak hanyalah korban dari segala kekeliruan konsep dalam kehidupan.