Anak adalah cerminan hasil dari pengasuhan keluarga juga ditambah dengan adanya faktor lingkungan sekitar. Jika didapati anak menyimpang perlakuannya berarti ada ketidakwajaran dalam pengasuhan serta lingkungannya.

Keluarga adalah prioritas utama dalam membentuk kepribadian. Hal ini harus ditelisik apakah telah terjadi kesalahan pengasuhan pada anak. Supaya hal ini tidak diteruskan dan ditularkan sebagai pemikiran yang dianggap benar untuk anggota keluarga yang lain.  

Kehadiran ayah dan ibu tetap harus seimbang sehingga bisa mendapatkan pondasi yang kuat dalam mengasah mental serta emosi anak. Sebagai orang tua yang sedang mengasuh anak, hal ini seharusnya menjadi kepiluan yang amat mendalam. Jika tidak muncul perasaan itu dalam diri orangtua maka harus dipertanyakan kembali tujuan dalam proses pengasuhannya.  

Setelah itu barulah kontrol lingkungan atau masyarakat. Tentunya masyarakat yang dimaksud adalah masyarakat yang beramar makruf nahi mungkar. Amar makruf nahi mungkar adalah konsep fundamental dalam islam yang berarti mengajak atau memerintahkan perbuatan baik (makruf) dan mencegah atau melarang perbuatan buruk/kemaksiatan (mungkar). Ini merupakan kewajiban agama, baik secara individu maupun kolektif, untuk menciptakan masyarakat yang harmonis, berakhlak mulia, dan mendapat keridaan Allah Swt.  

Lingkungan saat ini yang merupakan hal krusial yang harus juga dipilihkan untuk perkembangan anak-anak. Baik dan buruknya lingkungan akan mempengaruhi pembentukan karakter pada anak. Sayang sekali jika anak yang semestinya terpapar hal-hal baik harus menelan mentah kepahitan duniawi dari lingkungan sekitar tanpa tahu alasan yang benar.