“Kami siapkan pelatihan untuk mendorong anak muda lebih produktif. Tapi tentu semua butuh keterlibatan lintas pihak,” kata Ridha Wahyuni Nappu dalam pertemuan koordinasi, Selasa (21/5/2025).
Fenomena ini menyisakan ironi. Di tengah potensi besar yang dimiliki anak muda, masih banyak yang terjebak dalam pilihan hidup jangka pendek.
Karmila berharap ada kolaborasi berkelanjutan, agar anak muda Kendari punya pilihan lain selain menjual tubuh demi bertahan hidup.
“Kami berharap hasil dari rakor ini tidak hanya berhenti di tataran wacana, tapi direalisasikan agar praktik Open BO yang ada di masyarakat bisa teratasi dan ditiadakan di kendari" tutupnya. (B)
Penulis: Wa Anggun
