Menurut Dadan, gagasan menghadirkan MBG di Arab Saudi muncul setelah para siswa Sekolah Indonesia Jeddah menyampaikan keinginan mereka untuk menikmati program yang saat ini telah berjalan di berbagai daerah di Indonesia.
Ia menjelaskan, para siswa yang sebagian besar merupakan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) mengikuti perkembangan informasi mengenai kebijakan pemerintah Indonesia. Karena itu, mereka mengetahui keberadaan program MBG dan berharap dapat merasakan manfaat yang sama seperti siswa di Tanah Air.
"Mereka sangat well informed dengan informasi yang ada di Indonesia terkait MBG. Mereka spontan ingin menikmati program yang dirasakan oleh teman-temannya di Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Purbaya Resmi Pangkas Anggaran MBG 2026 Tersisa Rp 268 Triliun
Dalam kunjungan tersebut, Dadan meninjau langsung kondisi Sekolah Indonesia Jeddah yang saat ini menampung sekitar 1.080 siswa. Selain itu, terdapat pula Sekolah Indonesia Makkah yang memiliki sekitar 400 siswa.
