Tak hanya sampai di situ, terlapor kemudian mengejar para pelapor yang saat itu telah berhenti di suatu tempat. Di situ, terlapor kemudian mendatangi dan mengancam pelapor dengan posisi tangan memegang kerak baju pelapor.
Baca juga: Pengendara Mobil yang Dirusak Geng Motor Ternyata Sempat Todongkan Senjata
Tak terima dengan hal itu, korban kemudian melaporkan hal itu di Polsek Batauga.
"Sempat dia datang minta maaf waktu kita di warungnya Uda. Hanya saya bilang, saya maaf kan, tapi proses hukum akan tetap berjalan," bebernya.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, terlapor Anton yang juga diketahui bertugas sebagai sopir seorang Bupati belum mau menjawab telepon wartawan ini.
