YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen (year on year/yoy), turun dibandingkan dengan capaian pada kuartal I sebesar 2,97 persen (yoy).

Pakar ekonomi UGM, Dr. Eddy Junarsin, mengungkapkan, kondisi ini memang sudah diprediksi sebelumnya.

"Pertumbuhan negatif juga diproyeksikan masih akan terjadi di kuartal III dan pertumbuhan positif baru bisa terjadi pada kuartal IV-2020," kata Eddy Junarsin.

Menurutnya, kita perlu hati-hati di kuartal III. "Ini masih menjadi tanda tanya besar," tandasnya.

Harapannya, di kuartal IV bisa mulai positif meski tidak bisa tinggi. Dengan catatan penanganan COVID-19 berjalan lebih baik.