"Karena PTS itu adalah milik masyarakat, ketika masyarakat itu merasa bahwa pimpinannya itu bagus, kemufin mampu mengembangkan PTS, tidak ada salahnya jika dipercayai lagi oleh masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini banyak PTS yang tidak diganti rektornya dan tidak ada masalah jika menjadi rektor sampai tiga periode di sebuah PTS di Indonesia.
"Bahkan kalau di luar negeri itu sistem kontrak. Kalau kerjanya bagus, diperpanjang lagi kontraknya. Rugilah PTS kalau ada rektor yang mampu meningkatkan kinerjanya kemudian diganti, kalau penggantinya rusak bagaimana, kan rugi," katanya. (A)
Reporter: Andi Irna Fitriani
Editor: Fitrah Nugraha
