“Beliau adalah orang baik, saya mewakili keluarga untuk memohon maaf yang sebesar-besarnya,” sebutnya, Selasa (27/2/2024)
Sementara itu, Nur Alam, mantan Gubernur Sultra dua periode mengaku bahwa ia mempunyai hubungan yang sudah lama sejak dirinya masih dibangku sekolah.
“Secara pribadi saya punya hubungan yang sangat dalam dengan almarhum, disamping kelurga, dia guru saya ketika saya masih di SMPN 3 Wua-Wua, kemudian guru saya di kegiatan bela diri Kempo," katanya.
"Stelah itu komunikasi kami terus tidak terhenti sampai beliau pun ikut membantu jajaran yang saya pimpin sebagai kepala Diklat, Karo Humas, dan sempat beliau bertugas sebagai Sekda Kolaka Timur,” tambah Nur Alam.
Muhammad Endang SA, salah satu tokoh politik partai Demokrat menyebutkan bahwa ia kagum akan kecerdasan dan integritas almarhum.
