Kebutuhan MTQ bukan saja dibebankan pada Bagian Kesra. Namun, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan. Misalnya, Dinas PUPR menanggung panggung, sound sistem,  multimedia dan lighting. Begitu juga OPD lain, menyesuaikan kekurangan kebutuhan.

"Kalau sudah digotong royongkan, pasti akan tuntas," ujarnya.

Baca Juga: Wabup Konsel Pastikan TPP Tetap Dibayarkan

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Muna, Abdul Asis Teo menerangkan, dampak kurangnya anggaran, terpaksa cabang lomba dikurangi dari yang biasannya 10 cabang tinggal enam. Ke enam cabang yang akan diperlombakan itu meliputi, seni baca Al Quran, Qiraat, Hafalan, Fahmil, Tafsir dan Kasida.

"Empat cabang yang tidak diikutkan ialah syarhil, karya tulis ilmiah, kaligrafi, dan bintang vokalis," sebutnya. (B)