JAKARTA,  TELISIK.ID - Langkah pemerintah mendesain ulang anggaran pada 2021 semestinya dapat memperbaiki rencana dan realisasi anggaran ke depan.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly saat mengomentari  redasain pagu indikatif sejumlah mitra kerja Komisi XI.

Dikatakan, berdasar hasil kajian pemerintah, diketahui selama ini kementerian atau lembaga negara (K/L) terlalu banyak program dan kurang sinergi. Situasi yang demikian menyebabkan banyaknya program yang tumpang tindih.

“Berdasarkan Informasi yang diterima, sudah ada pengerucutan program dari 428 menjadi 102 program. Rinciannya adalah satu program generik, 17 program lintas K/L, 84 program teknis spesifik K/L,” ungkapnya kepada Telisik.id di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Junaidi melanjutkan, jumlah program yang sangat besar menjadi salah satu penyebab kurang efektifnya program-program tersebut. Kondisi tersebut menyebabkan K/L kurang fokus terhadap program apa yang akan disasar.