"Kita berharap pembangunannya bisa terealisasi cepat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setempat," harapnya.
Muhsin menuturkan, anggaran yang digolontorkan Pemprov Sulawesi Tenggara mencapai Rp 3 miliar. Masing-masing bangunan habiskan anggaran Rp 1,5 miliar.
Baca Juga: Miris, Belasan Desa di Sejumlah Kecamatan Kolaka Utara Kesulitan Air Bersih
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan pembangunan tambat labuh ke provinsi. Dananya pun menggunakan APBD provinsi. Bangunan tambat labuh ini penting bagi, terlebih saat cuaca ekstrem.
"Kita sudah usulkan. Insya Allah, tahun ini sudah dianggarkan dan dimulai pengerjaannya," katanya.
