Azai menyebut, jumlah pulau di Sulawesi Tenggara sebanyak 651, 361 di antaranya telah memiliki nama, 290 belum memiliki nama dan hanya 86 pulau yang berpenghuni.
"Dari 651 pulau ini, nelayan kita melakukan pemboman karena jauh dari jangkauan patroli," pungkas Azai.
Di kesempatan berbeda, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Kardini mengatakan, usai menerima informasi pengeboman di Perairan Wakatobi kembali merajalela, pihaknya segera membentuk tim untuk turun ke Wakatobi melakukan patroli.
Namun lagi-lagi diakui, cost atau biaya menjadi kendala dalam melakukan patroli.
"Kita ini kendalanya di cost, tiap patroli itu besar. Kalau kita gunakan speed pulang balik di Wakatobi sekitar Rp 60 juta. Jadi mereka ini mungkin akan lewat darat," kata La Ode Kardini melalui sambungan telepon.
