KENDARI, TELISIK.ID - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Tenggara (Sultra), membahas secara rinci terkait efisiensi anggaran di Sultra.

Pihak Bappeda menyampaikan bahwa langkah efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan tidak berdampak pada penurunan kinerja pelayanan publik. Bahkan, efisiensi justru disebut mendorong optimalisasi tugas secara menyeluruh.

Kepala Bappeda Sultra, J. Robert menyampaikan, pemangkasan anggaran belanja konsumtif, seperti makan minum rapat, perjalanan dinas, alat tulis kantor (ATK), dan barang-barang operasional kantor lainnya, merupakan bagian dari upaya nasional sesuai Instruksi Presiden (Inpres) dan strategi efisiensi.

"Efisiensi ini lebih pada pengeluaran konsumtif, bukan anggaran substantif yang menyangkut pelayanan publik. Kinerja tetap berjalan normal, bahkan lebih optimal," ujar Robert, Selasa (19/8/2025).

Sebagai bagian dari strategi, anggaran perjalanan dinas dipotong hingga 50 persen. Sebagian besar kegiatan tatap muka diganti dengan rapat daring menggunakan platform Zoom.