Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpusnas, Adin Bondar, menyambut baik masukan dari setiap elemen masyarakat. Adin menegaskan, pagu anggaran Perpusnas dibahas oleh tim ahli dari Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Komisi X DPR RI.
Dia mengatakan, perpustakaan memiliki tujuh peran dari 17 agenda SDGs (Sustainable Development Goals) dalam pembangunan global, yakni menghapus kemiskinan, mengurangi kelaparan, kesehatan yang baik dan kesejahteraan, pendidikan bermutu, kesetaraan gender, akses air bersih dan sanitasi, serta energi bersih dan terjangkau.
Adin menjelaskan, anggaran Rp 9,5 miliar yang menjadi sorotan itu bukan untuk anggaran rutin rapat kantor. Menurutnya, Perpusnas tidak pernah menggunakan anggaran sebesar itu hanya untuk rapat rutin saja.
Baca Juga: Virgoun Beberkan Alasan Selingkuh Ingin Cari Kenyamanan di Luar, Ngaku Cuma Khilaf
Dia mengatakan, anggaran dimaksud untuk penyelenggaraan kegiatan Stakeholder Meeting Nasional (SMN) yang merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam penyelenggaraan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sebagai kegiatan prioritas pembangunan nasional 2020-2024 untuk membantu UMKM Koperasi dan Ekonomi Kreatif dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID.
