“Pemerintah harus memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat terpenuhi. Tentu faktor cuaca adalah hal lain, tapi yang paling penting, Nataru harus berjalan khidmat dengan pasokan pangan yang cukup,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, mengungkapkan adanya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti telur, bawang putih, dan minyak goreng.

Abdullah menjelaskan bahwa kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh permintaan yang tinggi menjelang Nataru, yang biasanya terjadi satu minggu sebelum libur akhir tahun.

Baca Juga: Pendaftaran Seleksi 9 Jabatan Eselon II Pemkab Muna Dibuka

“Selalu ada gejolak harga menjelang Nataru dan Lebaran. Ini memang tidak bisa kita hindari karena hukum pasar, di mana supply dan demand selalu terganggu,” ujar Abdullah, Rabu (11/12/2024).