Apalagi, sebagian besar daerah di Sultra telah ditetapkan sebagai daerah zona merah penyebaran COVID-19. Tak terkecuali daerah tujuan TKA China ini.
Untuk itu, Tina menegaskan bahwa dirinya tidak menyetujui TKA masuk di Sultra di situasi pandemi, meskipun Pemerintah Pusat sudah menjamin sterilisasi dan kesehatan para TKA.
"Dengan kondisi seperti ini harapan saya jangan dulu ada TKA yang masuk Indonesia, apalagi jumlahnya cukup banyak," tambah Tina.
Politisi NasDem ini juga menyinggung, banyaknya karyawan yang di PHK sebagai imbas COVID-19. Di tengah banyaknya masyarakat menjerit karena kehilangan penghasilan, alih-alih pemerintah pusat justru memasukan TKA.
"Tidak masuk akal ribuan orang di PHK, kok pemerintah masukkan TKA," tutup Tina.
