"Pandangannya kita, ini kan rumah sakit. Tidak mungkin orang-orang luar, dan yang tahu jenis obat ini adalah orang rumah sakit, orang kesehatan. Bukan kayak kita ini yang tidak tahu itu obat," kata Rajab.

Baca Juga: Harga Ikan Kota Kendari Tetap Mahal Sepekan Pasca Lebaran

Ia juga menilai bahwa masyarakat tidak tahu tentang obat-obatan yang dicuri, dan tidak ada sama sekali nilai ekonominya jika dijual.

"Dan kalau pun benar pencuri, dia mau jual di mana obat itu? Gampang saja ini. Saya yakin pasti penegak hukum cepat untuk menemukan ini," tandasnya.

Rajab pun meminta penegak hukum memproses kasus ini secara terbuka untuk mengetahui mereka yang terlibat dan jangan ada yang ditutup-tutupi agar memberi efek jera.