"Selain itu, kami juga sudah melaporkan dugaan korupsi dan pungli yang dilakukan oknum anggota DPRD Sumatera Utara berinisial MARA ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Berharap agar kasus ini bisa terungkap," tambahnya.

Akan tetapi, sekira satu jam melakukan demonstrasi. Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara tidak bersedia menemui massa. Mereka menjadi kecewa.

"Hari ini, kami kecewa terhadap pimpinan dan anggota DPRD Sumatera Utara karena mereka tidak menerima aspirasi kami. Kami akan melakukan aksi serupa dan berharap ada yang menerima aspirasi kami nanti," terangnya.

Baca Juga: KPU Jawa Timur Beri Pendidikan Politik Kader Desa Melek Pemilu 2024

Terpisah, Kepala Subbagian Humas Sekretariat DPRD Sumatera Utara, M Sofyan ketika dikonfirmasi akan menindaklanjuti aspirasi dari massa mahasiswa.