MANGGARAI, TELISIK.ID - Sangat memprihatinkan kesejahteraan hidup para operator roda tiga pengangkut sampah di wilayah Kecamatan Reok, Manggarai, NTT terutama dari segi upah.
Mirisnya, di tengah militansi para operator roda tiga yang bekerja dengan tulus hati tanpa kenal lelah memungut sampah dan menagih retribusi untuk menunjang PAD Manggarai, malah hal itu berbanding terbalik dengan upah yang mereka terima.
Upah yang diterima malah belum sebanding dengan beban kerja yang mereka lakukan.
Viktorius Naja, salah satu operator roda tiga yang bertugas di Kelurahan Reo mengatakan, honor Rp 1 juta per bulan yang ia dapat selama menjadi operator roda tiga belum cukup menunjang kesejahteraan hidup keluarga. Pasalnya, honor tersebut tidak diterima per bulan melainkan diterima per dua belas bulan atau satu tahun.
Hal ini tentu membuat kebutuhan keluarganya nyaris tak terpenuhi oleh honor yang diterima per dua belas bulan itu.
