KENDARI, TELISIK.ID - Anggota Komisi III DPRD Sultra, Abdul Salam Sahadia, menyoroti rencana skema vaksinasi gotong royong individu.
Skema tersebut dinilai sebagai bentuk komersialisasi vaksin COVID-19.
Padahal, pemerintah harus menjalankan komitmen untuk melindungi rakyatnya dalam kondisi pandemi COVID-19.
“Maka dengan perdagangan vaksin ini, saya pikir akan memberatkan dan akan menguntungkan sepihak saja," ujarnya.
Rencana penggunaan skema vaksinasi gotong royong individu dinilai tidak menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, sebab pemerintah dinilai harus menjamin masyarakat mendapatkan vaksin tanpa biaya.
