Atas polemik ini, ia meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan vaksinasi berbayar untuk individu agar tidak menimbulkan kegaduhan publik. Apalagi saat ini sektor ekonomi sedang terganggu. Banyak rakyat yang tengah menderita dan terjepit.
"Jangan menambah beban rakyat dengan isu vaksin berbayar dan isu kewajiban menyertakan sertifikat vaksinasi sebagai syarat pengurusan administrasi publik dan mengakses bantuan sosial atau pelayanan sosial," tutupnya.
Sementara itu, Ikbal, salah seorang warga Kendari mengatakan, jika dirinya harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan vaksinasi mendingan tidak usah divaksin.
“Mendingan tidak usah divaksin deh, dengan kondisi ini, seharusnya pemerintah memperhatikan masyarakatnya, bukan menambahkan beban,” jelasnya.
Di tempat terpisah, salah seorang mahasiswa di salah satu kampus Sultra, Nur Amalia mengatakan, dimasa seperti ini pemerintah semestinya melindungi warganya.
