KENDARI, TELISIK.ID - Tim forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari telah menyelesaikan proses autopsi terhadap Serda Rusdi, anggota TNI yang ditemukan tewas tergantung di pohon di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari, Raja Al Fatih Widya Iswara menyampaikan, dari hasil autopsi terdapat tanda kekerasan di bagian leher, namun ia tak secara detail dapat menyimpulkan.
"Untuk tanda bekas kekerasan ada di bagian leher. Tapi untuk detailnya bukan kapasitas saya menyampaikan, langsung ke penyidik yang menangani kasusnya," ujarnya, Kamis (20/8/2020).
Proses autopsi ini berlangsung selama kurang lebih lima jam. Dokter Raja Al Fatih juga menyebut, bekas kekerasan hanya ada pada bagian leher. Tidak ada di punggung atau bagian tubuh lainnya.
Baca juga: Anggota TNI Tewas Tergantung di Pohon, Polisi Tunggu Hasil Visum
