KENDARI, TELISIK.ID - Angin kencang dan petir mewarnai turunnya hujan di Kota Kendari, Jumat (17/11/2023). Akibat derasnya hujan tersebut, membuat jarak pandang hanya lima meter, hingga pengendara terpaksa menyalakan lampu emergensi guna mencegah terjadinya kecelekaan.

Hujan deras dan angin kencang serta suara gemuruh guntur dan petir bermula di wilayah Kecamatan Puuwatu, hingga seluruh pengendara roda empat terpaksa menyalakan lampu malam serta lampu emergensi. Hal ini diungkapkan oleh warga, Maulana yang kebetulan melintas di wilayah Puuwatu.

"Hujan dan angin keras sekali. Jarak pandang juga hanya lima meter," bebernya.

Baca Juga: Mahasiswa Ungkap Pembangunan Asrama Haji Kendari Berbau Korupsi

Rasa sukur diungkapkan oleh Aswar warga Puuwatu yang merasa senang karena hujan telah turun, karena sudah hampir setahun cuaca terasa sangat panas.