Tak hanya itu, sambung Dadang, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga mempengaruhi mobilitas penduduk, sehingga memperkuat penurunan angka kemiskinan di Jatim.

“Persoalan kemiskinan bukan sekadar berapa jumlah penduduk miskin dan persentasenya. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan itu,” katanya.

Indeks kedalaman kemiskinan di Jatim, sambung Dadang, meningkat dari 1.818 pada Maret 2020 menjadi 1.970 pada September 2020. Demikian halnya keparahan kemiskinan, naik dari 0,430 jadi 0,529 di periode yang sama. (B)

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Fitrah Nugraha