"Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat sejak tahun 2015, 65, 99 persen, 2018, 68,67 persen, dan 2019, 68,97 persen. IPM kita urutan ketujuh dari 17 kabupaten/kota di Sultra," sebutnya.

Mantan senator DPD-RI itu menyebut, dari 17 lapangan usaha yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi, pertanian dan perikanan selalu menjadi penyumbang terbesar selama kurun waktu lima tahun terakhir. Secara berturut, sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan motor masing-masing menyumbang 13,6 persen. Sedangkan untuk sektor konstruksi angkanya sebesar 12,89 persen.

Baca juga: Polrestabes Medan Juga Gelar Razia Operasi Zebra 2020

Sektor pertanian dan perikanan sendiri meliputi terbagi dalam tanaman pangan, holtikultura, perkebunan dan perikanan tangkap. Pada 2018, sektor itu menyumbang pendapatan perkapita sebesar Rp1.295.596.000. Jumlah itu selalu meningkat sejak 2014 lalu.

Sementara sektor pariwisata dan ikutannya seperti angka kunjungan hotel, transportasi dan rumah makan atau restoran masih bertahan dibawah 10 persen PDRB.