BAUBAU, TELISIK.ID - Angka kemiskinan ekstrem di Kota Baubau mencapai 1.620  jiwa dari jumlah individu 46.369 jiwa, dan target nasional tahun 2024 harus mencapai angka 0 persen.

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menuturkan, kemiskinan merupakan permasalahan kompleks dan menjadi salah satu isu strategis kemiskinan, harus diatasi secara terkoordinasi dan terencana dengan baik penanganannya harus dilakukan secara integratif dengan melakukan sinkronisasi kebijakan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat kelurahan sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Melihat data BPS jumlah penduduk miskin di Kota Baubau 2022 sebesar 7.31% turun 0.47% di banding tahun 2021 sebesar 7.78%, untuk penduduk miskin ekstrem Kota Baubau estimasi BPS 2022, 1.620 jiwa atau 0.93%.

"Kita harus bekerja keras menurunkannya menjadi 0% di tahun 2024, merupakan target nasional sesuai arahan presiden," tuturnya saat membuka kegiatan  rapat koordinasi percepatan verifikasi dan validasi data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE) di Hotel Mira Baubau, Jumat (16/6/2023).

Baca Juga: Masyarakat Kota Baubau Dapat Bibit Hidroponik dan Hewan Ternak