KENDARI, TELISIK.ID - Angka putus sekolah di Kota Kendari tahun 2020 meningkat akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

Data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari menyebutkan, angka putus sekolah  tahun 2019 untuk tingkat SD sebesar 0,10 persen dan SMP 0,26 persen.

Angka itu meningkat di tahun 2020 menjadi tingkat SD sebesar 0,25 persen dan SMP sebesar 0,5 persen.

Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Kendari Makmur menjelaskan, peningkatan angka putus sekolah terjadi akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia termasuk di Kota Kendari, menyebabkan beberapa siswa kesulitan mengakses sistem pembelajaran yang diberlakukan saat ini yakni Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring atau online.

"Ada beberapa penyebab di antaranya, ada siswa yang tak punya gadget, tidak bisa akses pembelajaran secara daring, tak ada kontrol orang tua karena sibuk bekerja, tingginya angka pengangguran sehingga orang tua sibuk mencari nafkah," jelasnya.