Data Dikmudora Kota Kendari menyebutkan, sebanyak 17 siswa dinyatakan tidak aktif mengikuti kegiatan belajar dari rumah, semuanya dari jenjang pendidikan SMP. Dari jumlah itu satu di antaranya telah menikah, sedangkan 16 siswa mengikuti orang tua bekerja.

Baca juga: Deretan Universitas Terbaik di Indonesia, Yuk Cek Kampusmu

Baca juga: Cek Hasil SBMPTN di https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id atau 30 Laman Mirror Ini

"Kami upayakan mereka bisa sekolah kembali. Kan status mereka sebenarnya bukan putus sekolah. Tapi membantu orang tua bekerja. Dan kami kesulitan untuk menghubungi mereka (pelajar)," kata Makmur.

Meskipun terjadi peningkatan persentase angka putus sekolah, namun di sisi lain terjadi peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) di Kota Kendari.