KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak, akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan pertumbuhan anak tidak berjalan secara normal seusianya.
Umumnya kasus stunting disebabkan asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.
Berdasarkan hasil riset tahun 2013, menunjukkan prevelensi balita stunting di Indonesia mencapai angka 37,8 persen.
Sementara hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017, menunjukkan prevalensi balita stunting di Indonesia masih menyentuh angka 29,6 persen di atas standar yang telah ditetapkan World Haelth Organisation (WHO) 20 persen.
Di antara negara-negara G20, Indonesia masih memiliki angka stunting tinggi. Meski demikian, berkat kordinasi antar-kementerian prevelensi balita stunting tahun 2019 berhasil mencapai 27,67 persen turun 3,1 persen dari tahun 2018.
