Tepat di perempatan lampu merah Jalan Lawata, Mandonga, motor berhenti dan RO turun dari motor.
"Saat itulah dia memukul kepala saya sambil meminta penjelasan. Tak terima penjelasan saya, dia langsung menonjok mata kiri saya hingga saya menjerit kesakitan. Saat itu saya meminta agar kasus ini tidak diketahui oleh orangtua saya. Dan yang membuat saya tidak terima, dia berkeras mau memulangkan saya pada orangtua malam itu juga dan memutuskan hubungan kami," lanjutnya.
Tak terima anaknya telah dianiaya, orangtua FA pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mandonga.
"Saya tidak terima anak saya diperlakukan begini. Saya meminta kasus ini diselesaikan sesuai hukum yang berlaku," ujar Yanto, bapak FA.
Namun keluarga kedua belah pihak berusaha menenangkan orangtua FA. Akhirnya disepakati, kasus tersebut tidak diproses secara hukum. Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan setelah RO membuat pernyataan untuk tidak mengganggu atau menghubungi FA, dan bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan FA hingga sembuh.
