Baca Juga: Viral Gunakan 3 Mic Sekaligus, Cawapres Gibran Curang?
Sebagai kader HMI, Anies menyebut cawapresnya, Cak Imin, sebagai kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), merupakan pasangan yang dibesarkan oleh organisasi pergerakan mahasiswa. Dua organisasi ini kemudian menghibahkan kadernya di dalam perkembangan bangsa untuk ikut berkontribusi di berbagai sektor.
Kader-kader dari organisasi pergerakan mahasiswa ini, jelas Anies, bukan sekadar kecendikiawanan ataupun intelektualitas, tapi juga berkontribusi mengambil tanggung jawab terhadap masalah yang ada di masyarakat luas.
“Bukan sekadar berada di wilayah keilmuan dan bukan juga berada di wilayah aktivisme tapi mengkombinasikan keduanya. Itu juga saya rasa yang mewarnai mayoritas perjalanan kita semua di sini (sebagai mantan aktivis),” urai Anies.
Anies menyinggung kondisi Indonesia yang saat ini dianggapnya makin didominasi oleh kekuatan-kekuatan tanpa gagasan kerakyatan, tanpa gagasan pemerataan, dan tanpa gagasan keadilan. Dia pun mengakui upaya melakukan perubahan di periode 2024 menemukan tantangan yang agak unik dibandingkan beberapa pemilu sebelumnya.
