“Sekarang dalam periode ketiga menentukan presiden berikutnya inilah yang dilakukan Presiden Jokowi,” beber Bambang.
Upaya lain Jokowi untuk melanggengkan kekuasaan, ungkap Bambang, yakni berusaha mengendalikan penyelenggara pemilu serta melibatkan alat kekuasaan negara untuk menjinakan partai politik.
Bambang juga mengungkap intervensi negara dalam kecurangan penyelenggaraan Pemilu 2024 yang digunakan Jokowi. Dia menyebut Jokowi sengaja membiarkan para menterinya berkampanye untuk Prabowo-Gibran.
Menteri yang terlibat, sebut Bambang, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Airlangga disebut melakukan politisasi bansos kepada warga Mandalika di Nusa Tenggara Timur.
Kemudian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang disebut Bambang secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Prabowo di berbagai media massa.
