Anies tak menampik adanya perbedaan pada setiap perdebatan. Namun, dia mengingatkan bahwa perbedaan pandangan bisa disampaikan dengan cara yang terhormat dan saling menghargai sehingga etika tetap tegak.

Baca Juga: Gibran Tolak Disebut Serang Cak Imin dan Mahfud, Prabowo Singgung Rakyat Ingin Cepat Pemilu

Anies juga menyindir gerakan cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, seolah mencari sesuatu saat merespons jawaban Mahfud. Gerakan itu dianggap Anies sebagai atraksi yang diduga untuk menutupi lemahnya substansi gagasan yang disampaikan saat debat.

"Tak perlu banyak atraksi kalau substansi kuat," sindir Anies.

Ajang debat, menurut Anies, merupakan momentum bagi rakyat untuk bisa membedakan mana gagasan otentik dan yang sekadar kosmetik. "Sebab rakyat menitipkan kepercayaan kepada para capres maupun cawapres terkait masa depan Indonesia," tandasnya.