Kekhawatiran akan munculnya potensi kecurangan, menurut Anies, karena adanya ketidakpercayaan. Namun, dia yakin semua bisa menyambut pemilu dengan perasaan optimis, menyongsong Pemilu dengan perasaan akan ada pemilihan yang hasilnya berlegitimasi.
“Inilah esensi perubahan, perubahan ini akan mengembalikan kepercayaan kepada negara, mengembalikan kepercayaan kepada pemerintah, mengembalikan kepercayaan kepada institusi institusi yang menjalankan kepentingan rakyat, mengembalikan kepercayaan itu adalah perubahan,” jelasnya.
Pasangan Prabowo-Gibran melalui Komandan Fanta (Pemilih Muda) Tim Kampanye Nasional (TKN), Arief Rosyid, juga sangat yakin bisa memenangkan Pilpres 2024. Mereka membidik 22 juta pemilih dari kalangan anak muda untuk menang satu putaran.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 berjumlah 204.807.222 pemilih.
“Berdasarkan DPT tersebut, 56 persen suara pemuda ekuivalen (sama, red) dengan kurang lebih 114 juta adalah suara pemuda. Dari angka ini, TKN Fanta menargetkan 20 persen atau sekitar 22 juta suara pemuda untuk mendukung satu putaran Prabowo-Gibran,” beber Arief, Jumat (17/11/2023).
