Bonus demografi, menurut Arief, tidak boleh sekadar tagline atau retorika, tetapi bagaimana pemuda menjadi game changer (pengubah permainan, red) untuk mendukung keberlanjutan dan penyempurnaan pembangunan.
“Tepat bila kita katakan bahwa anak muda adalah game changer dalam Pemilu yang sudah kurang dari 100 hari lagi. Kita harus merangkul anak muda untuk ikut berkolaborasi demi keberlanjutan dan penyempurnaan yang telah diletakkan oleh Presiden Jokowi dan jajaran,” ujarnya.
Arief mengaku sudah mengusung beragam kampanye positif dan kreatif untuk Prabowo-Gibran. Dia mengklaim, Prabowo merupakan satu-satunya capres yang memberi ruang seluas-luasnya kepada anak muda.
“Kita tak boleh menyia-nyiakan peluang ini dengan berbagai inovasi kreatif dan positif untuk anak muda. Bersama Prabowo-Gibran, insya Allah pemuda akan terus duduk bersama sebagai subyek pembangunan, sebagai game changer dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” harapnya.
Baca Juga: Gerindra Sebut Nomor Urut 2 Simbol Kemenangan Prabowo-Gibran Menuju Indonesia Emas
