Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa selama ini masyarakat Kota Kendari berplfikir bahwa fenomena anak jalanan ini disebabkan oleh ekonomi.
"Tapi kenyataan di lapangan bukan itu saja, ada oknum yang ikut memanfaatkan," katanya.
Ia mengatakan, Pemkot Kendari akan terus melakukan penanganan masalah anjal dan gepeng.
"Salah satunya dengan membentuk tim gugus tugas penanganan fenomena sosial ini, yang sederhana tapi kita terus berupaya," ungkapnya.
Baca Juga: Gepeng dan Anjal Mulai Padati Kendari, Pengguna Jalan Resah
