Penggalian informasi tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran, kondisi tenaga pendidik, kebutuhan peserta didik, serta berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pada hari ketiga, 29 Oktober 2026, tim melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi area operasional pertambangan ANTAM. Tim juga melakukan kunjungan rumah atau home visit kepada keluarga peserta didik untuk memahami kondisi sosial dan lingkungan belajar siswa.

Seluruh temuan kemudian dikonsolidasikan bersama ANTAM dan MIND ID selaku pemilik program.

Dalam proses asesmen tersebut, tim Indonesia Mengajar menggunakan sejumlah metode, mulai dari wawancara, diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD), observasi lingkungan sekolah, telaah dokumen, verifikasi faktual, hingga kunjungan rumah.

Hasil asesmen awal akan digunakan untuk menyusun desain intervensi School Development Program di SMK Negeri 1 Konawe Utara. Pemetaan tersebut diharapkan menghasilkan rancangan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi sekolah.