Lebih lanjut Ia mengatakan, pelaksanaan penanaman pohon telah dilakukan dari Februari 2022 hingga secara simbolik dilakukan oleh Management UBPN Kolaka yang juga dalam rangkaian semangat ulang tahun ke-54 PT Antam Tbk pada 6 Juli 2022.
Penanaman pohon dilakukan pada bukit Strada, tambang utara yang merupakan bekas lahan tambang yang terdegradasi. Jenis pohon yang ditanam oleh satuan kerja Mine Environmental Management 60 persen merupakan jenis endemik di Sulawesi Tenggara di antaranya Cemara Laut (Casuarina Equisetifolia), Tirotasi (Astonia macrophylla), mangga-mangga (Buchanania arboreschens), kayu bitti (Vitex coffasus). Penanaman pohon mangrove dilaksanakan dari Maret 2022 dengan melibatkan 9 Karang Taruna di Kecamatan Pomalaa.
.jpeg)
“Program penanaman mangrove ini sejalan juga dengan komitmen Indonesia untuk turut serta dalam Climate Changes Action dan untuk mengurangi emisi karbon. Selain mendukung juga Presidensi G20 Indonesia, harapan ke depan bahwa pada saat pasca tambang nantinya akan terbentuk sabuk pesisir hijau di sepanjang pesisir area IUP PT Antam Tbk, UBPN Kolaka," jelas Charles Andrianto.
General Manager PT Antam Tbk UBPN Kolaka Nilus Rahmat mengatakan, penanaman pohon dan mangrove masih dalam rangkaian memeringati HUT ke-54 PT Antam Tbk dan sejalan dengan komitmen Antam dalam melestarikan lingkungan dengan mengembalikan lahan bekas tambang melalui reklamasi sehingga bisa hijau kembali seperti sediakala.
