Oleh: Dr H Muh Ikhsan AR, M.Ag

Dosen Sejarah Pemikiran Islam IAIN Kendari

ADA satu hal yang sering luput ketika kita berbicara tentang ibadah: niat. Kita rajin salat, tekun puasa, aktif berdakwah, bahkan produktif dalam kerja-kerja sosial keagamaan. Namun pertanyaannya sederhana dan sekaligus mendalam: untuk siapa semua itu dilakukan?

Dalam Qur'an, Allah menegaskan dalam Surah Al-Bayyinah ayat 5 bahwa manusia diperintahkan beribadah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Sementara dalam hadis yang sangat masyhur, Nabi Muhammad bersabda: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Umar ibn al-Khattab dan menjadi pembuka dalam banyak kitab hadis, termasuk _al-Arba‘in_ karya Al-Nawawi.