Misi AS bertandang ke planet yang ukurannya setengah dari planet yang kita jajaki ini, bertujuan untuk akan mencari tanda-tanda kehidupan kuno dan mengumpulkan sampel batuan dan tanah untuk dibawa pulang kembali ke Bumi.

Sedangkan misi Tianwen-1 yang bermakna pertanyaan surgawi itu akan menjelajah mencari air, es, dan tanah, serta atmosfer. Tianwen-1 akan beroperasi selama 90 hari, dan robot milik AS akan menjelajah selama kurang lebih 687 hari jika menggunakan ukuran hari di bumi.

Jika misi Tiongkok ini berhasil di kali perdananya, maka NASA akan punya saingan tambahan, selain Rusia. Semoga tidak terjadi tabrakan antara ke dua robot itu di planet Mars. Cukup satelit militer Rusia dan satelit komunikasi milik AS yang bertabrakan pada Februari tahun 2009.

Reporter: Haidir Muhari

Editor: Sumarlin